Bukan IQ Tinggi, Ini yang Dimiliki oleh Semua Pemimpin Hebat!

Seorang pemimpin memang dituntut terlihat cerdas. Sadar atau tidak sadar,  kecerdasan dalam memimpin merupakan sesuatu yang dituntut oleh para pengikut. Tidak ada seorangpun yang mau mengikuti orang yang bodoh dan tidak ada seorang pun yang bersedia melakukan dari orang yang tidak bisa diandalkan. Perlu digarisbawahi bahwa kecerdasan dari seorang pemimpin, bukan berarti harus tahu segalanya.

Bisa tahu segalanya tentu adalah nilai lebih. Minimal ia mengerti seluruh proses yang ada di organisasinya. Untuk hal-hal yang sangat teknis, ia bisa memperolehnya dari orang-orang di bawah komandonya yang punya spesialisasi di bidangnya masing-masing. Cermati tiga kualitas seorang pemimpin berikut.

 

Cerdas dalam Mengambil Keputusan

pexels.com

Cerdas di sini artinya adalah keputusan yang ia ambil tidak lambat. Lalu, ia bisa memberikan alasan logis dan rasional dari keputusan tersebut. Setiap kebijakan yang dibuat tidak memberatkan salah satu bagian melainkan semua bagian merasakan manfaat atas kebijakan yang dibuat. Jika pemimpin mampu menciptakan kebijakan yang adil dan bermanfaat, semua orang akan merasakan kemajuan.

Baca Juga : 5 Trik Menata Meja Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas

 

Kemampuan Komunikasi yang Baik

pexels.com

Komunikasi adalah bagian terpenting bagi kepemimpinan. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik terhadap teman maupun bawahan, karena komunikasi yang baik adalah merupakan satu strategi dalam mempengaruhi orang lain.

 

Mengenal Diri Sendiri dengan Baik

pexels.com

Langkah ini diawali dengan mengevaluasi kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, sehingga kekurangan tersebut dapat ditingkatkan. Perlu juga evaluasi tentang perasaan dan situasi yang berhubungan, serta mekanisme koping atau respon tubuh saat sedang berada dalam tekanan. Apakah koping yang dilakukan mengarah ke destruktif atau yang konstruktif.

Baca Juga : Terapkan 5 Formula Kreatifitas ini Agar Bisnis Selalu Unggul!

Pemimpin cerdas adalah yang memiliki tujuan atau arah ke mana organisasi yang dipimpinnya akan dibawa.  Bukan sekadar memiliki tujuan, tapi juga menentukan apa saja, siapa saja, dan bagaimana mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan ini harus dikomunikasikan dengan bawahan agar mereka bisa menerima, memahami, dan menyetujui tujuan tersebut sehingga memperlancar dalam proses pencapaiannya.

Leadership | 13 / 12 / 2016 | 767