Koleksi artikel SEMEN GRESIK Business Care Center

3 Cara Mudah Atasi Komplain Pelanggan, Tak Perlu Marah

Jangan dahulukan emosi

 

Oleh: Redaksi

Memiliki sebuah usaha atau bisnis seringkali berhubungan dengan banyak pelanggan yang menggunakan produk ataupun jasa yang ditawarkan. Hal demikian menjadikan Anda mau tidak mau harus menerima kenyataan jika suatu saat ada pelanggan yang datang untuk melakukan komplain. Apa yang harus dilakukan saat menghadapi keluhan tersebut? Ini beberapa prinsip yang bisa Anda terapkan.

1. Pahami bahwa keluhan pelanggan adalah resiko pekerjaan

pexels.com

Dalam sebuah perusahaan ada bagian staf yang ditempatkan untuk melakukan kontak langsung dengan para klien atau konsumen yang menggunakan produk atau jasa. Sebagai contohnya saja pihak resepsionis, tenaga penjual, pengirim barang, sekretaris, pelayan restoran, dan lain sebagainya. Pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan para pelanggan ini sering kali menerima keluhan dari para konsumen sebab job description pekerjaan mereka memang seperti itu adanya.

Baca Juga: 5 Trik Sales Agar Bisnis Ritel Anda Tak Kalah Saing Dengan E-Commerce

2. Cari solusi dari masalah konsumen

viu.com

Anda sebagai manusia memiliki otak untuk berpikir memecahkan permasalahan yang ada. Jangan menjadi objek mati dengan banyak memberi alasan saat para pelanggan marah dan kecewa dengan produk atau layanan yang diberikan. Ingat para pelanggan yang marah tidak akan peduli dengan prosedur yang dimiliki perusahaan, kesalahan komunikasi, keteledoran staff, atau karyawan Anda yang pelupa.

Oleh karena itu saat para pelanggan mengeluh yang harus Anda lakukan adalah dengan memberikan solusi atas keluhan mereka. Katakan kepada pelanggan Anda apa yang bisa dilakukan dan tawarkan kepada mereka solusinya. Hal ini lebih baik Anda lakukan dibandingkan hanya memberikan alasan yang tidak perlu.

3. Jangan jadikan komplain pelanggan sebagai masalah antar pribadi

ameblo.jp

Prinsip pertama yang harus Anda terapkan adalah jangan merasa bahwa pelanggan yang marah tersebut sedang marah kepada Anda. Sebab pelanggan yang mengeluh dan berteriak kepada Anda sebenarnya bukan marah secara pribadi kepada Anda. Ia hanya sedang melampiaskan kemarahan dan rasa frustasinya sebab kebetulan Anda mewakili perusahaan untuk menangani keluhan mereka tersebut.

Baca Juga: Meski Banyak Yang Bangkrut, Ini 5 Tips Agar Bisnis Ritel Tetap Laris

12 / 01 / 2018
by Editor
tagline