Koleksi artikel SEMEN GRESIK Business Care Center

4 Alasan Multitasking Bikin Anda Bangkrut, Apalagi Musim Libur Begini

Akhir tahun seperti saat ini, keuangan perlu perhatian khusus!

 

Oleh: Redaksi

Apakah selama ini Anda bangga dengan kemampuan mengerjakan segala sesuatu secara multitasking? Jika iya mulai sekarang Anda harus mulai memperbaiki pola berpikir demikian. Sebab banyak sekali penelitian yang mengungkapkan kerugian yang didapat saat melakukan multitasking.

Multitasking hanya akan membuat otak Anda terbagi dan hal tersebut sebenarnya tidak bisa dilakukan oleh otak Anda. Sebab kinerja otak tidak dirancang untuk melakukan berbagai kegiatan secara bersamaan.

1. Multitasking membuat Anda lebih frustasi

pixabay.com

Mengelola keuangan secara multitasking dapat melelahkan diri Anda sendiri. Sebab dengan terbiasa mengerjakan banyak hal sekaligus dapat membuat Anda menjadi tidak fokus akan hal yang sedang dikerjakan. Sehingga Anda dapat lebih sering melakukan banyak kesalahan saat mengelola keuangan.

Konsekuensinya adalah multitasking dapat membuat pikiran menjadi lebih stres bahkan dapat depresi. Hal ini tentu sangat tidak baik untuk kesehatan psikologi Anda.

Baca Juga: Akhir Tahun Kurang Produktif? Mungkin Anda Lupa Menerapkan 3 Hal Ini

2. Sebenarnya, multitasking itu tak efektif

pexels.com

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Massachusett Institute of Technolgy di Amerika Serikat mengatakan bahwa otak manusia hanya memiliki kemampuan untuk fokus pada satu atau dua hal saja. Jika Anda tetap memaksa otak untuk melakukan multitasking, maka hal tersebut dapat menurunkan fokus sampai sekitar 40 persen dan menjadikan Anda dapat membuat kesalahan lebih sering. Hal ini juga berlaku dalam pengelolaan keuangan, dimana multitasking dapat membuat Anda lebih ceroboh dalam menghitung anggaran yang ada.

3. Multitasking justru tak menyelesaikan masalah

pexels.com

Saat ini banyak orang berpikir bahwa multitasking dapat membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektif. Padahal kenyataannya tidaklah demikian. Dalam urusan pengelolaan keuangan pun berlaku hal yang sama, di mana Anda lebih baik menyusun mana hal yang menjadi prioritas utama.

Sebagai contohnya, Anda lebih baik menyelesaikan utang-utang yang memiliki bunga terlebih dahulu dan jangan melakukannya sambil mengumpulkan dana darurat. Jika hal ini tetap Anda lakukan, maka dapat membuatnya menjadi tidak efektif. Bahkan malah membuat bunga hutang Anda semakin membengkak.

4. Ternyata, kebiasaan multitasking merusak otak

pixabay.com

Sebuah penelitian pada tahun 2009 yang dilakukan oleh Clifford Nass, Ph.D  dari Stanford University mengungkapkan bahwa melakukan kegiatan multitasking akan menjadikan otak Anda overload. Efek negatif yang akan Anda rasakan jika terbiasa mengerjakan segala sesuatu dengan multitasking adalah dapat menurunnya fungsi otak, terutama pada bagian short time memory. Bagian otak tersebut adalah bagian yang bekerja untuk mengolah setiap informasi yang masuk ke dalam otak.

Saat multitasking dilakukan, maka dapat membuat otak Anda mendapatkan stimulasi yang berlebihan. Sehingga pada akhirnya otak Anda akan kesulitan untuk memilih informasi yang penting dan mana yang tidak.

Jadi, mulai sekarang biasakan untuk fokus mengerjakan satu pekerjaan pengelolaan uang terlebih dahulu. Jangan lakukan kegiatan multitasking, sebab hal tersebut malah merugikan diri Anda sendiri.

Baca Juga: 5 Tanda Pemimpin Zaman Now, Kira-Kira Anda Termasuk?

24 / 12 / 2017
by Editor
tagline