Koleksi artikel SEMEN GRESIK Business Care Center

5 Perbedaan Manajer Sukses dan Manajer Gagal, Anda Pernah Merasakan?

Jangan sampai Anda tergolong sebagai manajer yang gagal!

 

Oleh: Rahmat Kurnianto

Dalam sebuah perusahaan, diperlukan orang-orang yang kompeten untuk menjalankan roda bisnis. Selain staf sebagai ujung tombak perusahaan, sosok manajer yang tepat juga harus menjadi perhatian. Dengan karakter manusia yang beragam, tentu beragam juga karakter para manajer. Ada manajer yang tergolong baik sehingga sukses dalam memimpin timnya. Sebaliknya, ada manajer yang buruk sehingga gagal menunjukkan kemampuan terbaik timnya.  Berikut adalah 5 perbedaan antara manajer yang sukses dan gagal, seperti dilansir dari Forbes.com. Cermati agar Anda tidak terjebak atau bahkan menjadi salah satunya!

1. Keputusan untuk memberikan kepercayaan pada anggota tim

Manajer yang sukses yakin dengan kemampuan anggota timnya, sehingga tidak ragu untuk memberi kepercayaan pada mereka. Manajer yang sukses yakin bahwa kepercayaan yang diberikan, akan meningkatkan kemampuan dan menjadi motivasi bagi timnya. Sebaliknya, manajer yang gagal tidak mau mempercayai kemampuan anggota timnya. Manajer tipe ini cenderung mengambil semua beban sendiri, dan menyalahkan anggota timnya jika ada hal yang tak berjalan sesuai kemauannya.

2. Perbedaan cara menentukan fokus kerja untuk mencapai tujuan

fortune.com

Manajer yang sukses selalu fokus pada tujuan kerja jangka panjang. Mereka tidak ragu untuk menerima ide dan masukan anggota timnya, sepanjang memberi dampak positif pada target yang dituju. Pada sisi lain, manajer yang gagal terlalu fokus pada hal-hal kecil. Mereka cenderung selalu mendikte dan tidak memberi ruang bagi anggota timnya untuk memberikan masukan.

Baca Juga: 5 Pebisnis Muda Yang Layak Diperhitungkan Di Tahun 2018

3. Kemampuan memimpin secara fleksibel 

dramafever.com

Masih terkait dengan poin sebelumnya. Manajer yang sukses, akan memberikan ruang bagi anggota timnya untuk berkontribusi dan belajar. Mereka akan membantu anggota timnya jika diperlukan. Hal ini tidak akan ditemui pada manajer yang gagal. Sebab manajer yang gagal cenderung mempersulit anggota timnya dalam mewujudkan ide mereka.

4. Keberanian menyatakan masalah secara jujur

asianwiki.com

Manajer yang sukses selalu menyatakan hal yang jujur, sekalipun itu bukan hal yang menyenangkan baginya maupun anggota tim. Tindakan ini sangat diperlukan, sebab tim dapat menganalisis dan mencari penyelesaian bersama-sama. Bagi manajer gagal, lebih baik diam saja jika ada hal yang tidak benar. Manajer ini kebanyakan tidak akan membantu anggota timnya saat mereka mengalami masalah dalam kerjanya.

5. Kemampuan mengendalikan prasangka terhadap anggota tim

soompi.com

Manajer yang sukses selalu berpikir positif pada anggota timnya. Jika anggota timnya berbuat kesalahan, manajer tipe ini akan memberikan motivasi untuk berbenah di lain kesempatan. Bagaimana dengan manajer gagal? Mereka selalu curiga pada anggota timnya. Manajer gagal tidak akan berpikir dua kali untuk memberi sanksi tanpa diskusi dan klarifikasi lebih dahulu dengan anggota timnya.

Seorang manajer berkewajiban untuk memimpin timnya sebaik mungkin. Semoga dengan mencermati 5 poin di atas, Anda bisa memilih keputusan yang terbaik dalam memimpin tim dan menjalankan bisnis Anda. Ayo, bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda cintai agar mereka bisa menjadi pemimpin yang baik.

Baca Juga: Menurut Penelitian Ternyata Wanita Lebih Jago Pimpin Perusahaan!

02 / 01 / 2018
Oleh: Redaksi
tagline