Koleksi artikel SEMEN GRESIK Business Care Center

5 Trik Sales Agar Bisnis Ritel Anda Tak Kalah Saing dengan E-Commerce

Meningkatkan sales memerlukan perencanaan dan strategi yang matang

 

Oleh: Redaksi

Bagi pemilik bisnis ritel, meningkatkan volume sales adalah tantangan yang selalu abadi. Tantangan ini semakin dirasakan di tengah menjamurnya beragam e-commerce di Indonesia. Dengan kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan, banyak konsumen yang lebih memilih berbelanja lewat e-commerce. Hal ini menimbulkan disrupsi yang menggerus pasar bisnis ritel. Dilansir dari LSritel.com, agar bisnis ritel Anda bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini, simak 5 cara ini:

1. Siapa yang tidak mau dengan free sample? Sediakan untuk konsumen Anda

pexels.com

Jangan pelit pada konsumen Anda. Sediakan sekian persen porsi dari produk Anda sebagai free sample bagi konsumen. Dengan free sample, kemungkinan barang Anda untuk dibeli akan semakin besar. 

2. Siapa juga yang bisa menolak hadiah kejutan?

pexels.com

Konsumen mana yang tidak mau jika diberi hadiah kejutan? Gratis pula! Cara ini akan meningkatkan rasa keterikatan pelanggan dengan produk Anda. Tapi perlu diingat, jangan terlalu sering melakukan cara ini, bisa-bisa Anda yang kehilangan pemasukan.

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Anda Masih Perlu Marketing Konvensional, Tak Jadul Kok

3. Jangan menyediakan alternatif yang terlalu banyak

pixabay.com

Batasi pilihan yang Anda siapkan untuk konsumen Anda. Konsumen mungkin menyukai banyak pilihan. Tapi pilihan yang terlalu banyak akan membuat konsumen merasa bingung. Sebaiknya Anda menyiapkan produk unggulan Anda sebagai pilihan terbaik, yang kemungkinan dipilih konsumen paling tinggi.

4. Masukkan barang laris tapi murah, sebagai paket pembelian

pixabay.com

Cara ini membuat Anda memainkan psikologi konsumen. Begitu mereka melakukan pembelian untuk barang-barang laris ini, besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian ulang di masa depan.

5. Jadikan barang Anda seolah-olah terbatas

9to5mac.com

Orang-orang cenderung menyukai (dan lebih menghargai) barang yang sifatnya terbatas. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengatur stok dan siklus penjualan produk Anda. Barang Anda yang sifatnya terbatas akan menimbulkan rasa ketertarikan dan eksklusifitas. Apalag saat ini konsumen punya kecenderungan FOMO (Fear Of Missing Out) atau sederhananya, takut ketinggalan zaman.

5 cara mudah di atas, bisa Anda terapkan untuk beradaptasi dengan fenomena disrupsi ekonomi seperti saat ini. Ingatlah untuk selalu berinovasi dan peka dengan perubahan, agar Anda tidak tertinggal oleh para kompetitor!

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Anda Masih Perlu Marketing Konvensional, Tak Jadul Kok

11 / 01 / 2018
by Editor
tagline