Hits Banget! Bisnis Ramah Lingkungan Ternyata Hasilkan Untung Besar!

Kelestarian lingkungan hidup dan bumi telah menjadi isu dan pertimbangan yang penting saat ini!

 

Oleh: Redaksi

Inisiatif-inisiatif internasional telah dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan, mulai dari konvensi internasional untuk menggalang komitmen negara-negara di dunia sampai inisiatif umum seperti Earth Hour untuk mengingatkan seluruh penduduk bumi.

1. Metode distribusi kekinian yang ramah lingkungan

pixabay.com

Berdasarkan definisi LMI Government Consulting dalam presentasi Best Practices in Implementing Green Supply Chain, green distribution dapat diartikan sebagai upaya perubahan cara-cara distribusi dengan mempertimbangkan dampak distribusi terhadap lingkungan, mulai dari merubah cara pandang seluruh stakeholders sampai pelaksanaan distribusi yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah dalam proses distribusi. Green distribution terjadi karena ada faktor-faktor pendorong seperti tuntutan  konsumen, reputasi perusahaan, aliansi dengan perusahaan lain, dan perkembangan teknologi; dan hasilnya tidak saja memberikan dampak positif pada lingkungan tapi juga pada perusahaan seperti profit, produktivitas aset sampai peningkatan pelayanan.

Baca Juga: Jangan Andalkan Kecerdasan Saja! 5 Hal Ini Wajib Dimiliki Calon Pemimpin Sukses!

2. Metode distribusi ramah lingkungan yang menguntungkan

pexels.com

Green Bay, perusahaan penyedia jasa transportasi, isu efisiensi sudah menjadi pertimbangan perusahaan sejak lama, dan saat ini bukan saja untuk efisiensi operasional tapi juga efek global pada lingkungan. Untuk menerapkan green distribution, Green Bay tidak saja menggunakan teknologi mesin yang lebih hemat bahan bakar dan lebih sedikit emisi, namun perbaikan di sumber daya manusianya. Green Bay melakukan pelatihan bahkan memberikan insentif kepada pengendara traktornya untuk mengurangi waktu tunggu mesin traktor, sehingga dibanding perusahaan lain di industri sejenis, Scheneider memiliki waktu tunggu traktor yang paling kecil.

3. Perusahaan-perusahaan ternama sudah mulai menerapkan metode ramah lingkungan yang menguntungkan ini

pixabay.com

Walmart Canada memiliki cara yang berbeda untuk membangun green distribution hub. Green distribution hub ini dirancang untuk dapat menghemat 60% energi dari energi yang biasa digunakan gudang pada umumnya. Gudang ini menggunakan panel surya dan turbin angin sebagai sumber energi serta lampu LED yang lebih tahan lama. Mazda Jepang mencanangkan Green Distribution System dengan meningkatkan efisiensi transportasi dengan berbagai cara. Untuk mengurangi jumlah armada, Mazda membuat desain kontainer baru dengan kapasitas hampir dua kali lipat ukuran sebelumnya. Selain itu, Mazda membuat sistem satu truk untuk mengumpulkan parts dari beberapa suppliers. Dari upaya-upaya efisiensi ini diharapkan Mazda dapat melakukan penghematan energi untuk logistik dan transportasi sampai 27% per tahun.

Green distribution tidak saja memberikan dampak positif pada lingkungan, namun juga pada perusahaan. Sebab green distribution bukan saja mengenai upaya-upaya untuk membantu kelangsungan lingkungan namun juga upaya penghematan perusahaan, yang pada akhirnya menghasilkan lebih banyak profit. Jadi ini bukan hanya sekedar niat baik tapi juga upaya bisnis yang baik. Dengan mengevaluasi proses distribusi di perusahaan, mulai dari pembelian, perencanaan, pemrosesan material, sampai pengantaran produk ke pembeli, perusahaan dapat mencari celah untuk penghematan dan efisiensi yang tidak hanya berdampak pada lingkungan tapi juga pengurangan biaya.

Pertanyaan pentingnya adalah, apakah perusahaan di Indonesia perlu mengadopsi green distribution?

Baca Juga: Mau Bisnis Terus Laris? Anda Wajib Melakukan Hal Sederhana Ini

Managemen | 14 / 11 / 2017 | 95