Merasa Sudah Sukses? Pastikan Anda Sudah Melakukan 3 Hal Ini

Kesuksesan memang tak bisa didapat dengan mudah!

 

Oleh: Redaksi

Apa kesamaan antara Bill Gates dan The Beatles? Sama-sama sukses luar biasa di bidangnya! Ya, kesuksesan keduanya di bidang masing-masing memang di atas rata-rata. Inilah yang oleh Malcolm Gladwell disebut outlier. Kalau dalam bahasa statistik biasa disebut pencilan. Seumpama di kelas ada 40 anak dengan nilai rata-rata 70, lalu ada satu anak yang nilainya 95 sendirian, dia inilah yang disebut si pencilan, the outlier.

1. Kunci sukses dari ketekunan dan kerja keras

Malcolm Gladwell mencoba menguak apa yang menjadi rahasia sukses mereka. Ternyata ada faktor-faktor yang sifatnya eksternal dan internal. Yang eksternal adalah kesempatan dan faktor budaya. Nah, itu mungkin sesuatu yang di luar bahasan jangkauan kita. Lalu apa faktor internalnya? Mungkin jawabannya sudah tidak mengagetkan kita: latihan dan kerja keras.

pixabay.com

Menariknya, Malcolm Gladwell sampai menemukan bahwa para outlier tadi adalah mereka yang telah melewati latihan selama 10.000 jam! Artinya, jika kita bercita-cita ingin menjadi orang yang sukses luar biasa salah satu kuncinya adalah latihan 8 jam sehari selama 10 tahun!

Baca Juga: Pintar Ngomong Tak Cukup, Justru 3 Hal Ini Ciri Pemimpin yang Baik

2. Latihan keras yang menghasilkan hasil positif

Menariknya, aktivitas bernama latihan ini bukan monopoli para pemula saja. Pembicara-pembicara ternama, para vokalis senior, pianis kelas dunia, mereka tetap memerlukan latihan. Pada sebuah perusahaan jasa, ada kebiasaan unik di antara para konsultannya sebelum mereka melakukan presentasi proposal kepada klien. Apa itu? Mereka akan mempresentasikannya terlebih dahulu di depan tim internal. Tapi tidak hanya berhenti di situ. Tim internal ini akan bertindak sebagai klien yang kejam. Proposal tersebut akan “dibantai” habis-habisan.

pixabay.com

Dengan demikian, jika ada kekurangan maka mereka masih ada waktu untuk memperbaikinya. Selain itu mereka juga lebih siap, baik secara teknis maupun mental, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari klien yang sebenarnya.

3. Memberi porsi waktu untuk latihan, bukan mencari waktu luang

Sebagai pebisnis seringkali jadwal kita sudah penuh dengan berbagai agenda. Ini yang kadang menjadi alasan bagi kita untuk mengabaikan aktivitas latihan. Alasannya selalu sama: waktu yang tidak ada. Padahal, siapa pun Anda, latihan akan menjadikan skill lebih tajam dan terasah. Menariknya, dengan berlatih terkadang kita justru menyadari kelemahan-kelemahan yang selama ini tersembunyi. Dengan demikian pintu untuk menjadi pribadi yang excellence terbuka lebih lebar lagi.

pixabay.com

Langkah awalnya adalah mengidentifikasi ketrampilan (skill) apa yang krusial bagi bisnis Anda. Bayangkan manfaat apa yang akan Anda dapatkan jika bisa menguasainya dengan prima (excellence). Inilah salah satu faktor yang bisa mendorong Anda untuk terus giat berlatih.

Jadi, kira-kira akan Anda alokasikan untuk pembentukan skill yang mana waktu Anda?

Baca Juga: Jangan Dilakukan, Ini Dia 5 Hal yang Dihindari oleh Semua Orang Sukses!

Managemen | 28 / 11 / 2017 | 56