Semen Gresik Ajak Toko Bangunan Pecahkan Rekor Muri di Jerman

PT Semen Gresik, anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk kembali menghadirkan program apresiasi untuk para pelanggannya di skala toko. Sebanyak 514 pelanggan toko mengikuti upaya pemecahan rekor Muri sebagai wisata luar negeri yang menggunakan batik khas Indonesia terbanyak di luar negeri, tepatnya di Munich, Jerman (23/11).

Upaya pemecahan rekor Muri ini adalah bagian dari Program Wisata Duta Budaya yang merupakan program apresiasi untuk para pelanggan toko. Tidak hanya wisata ke Jerman, para pelanggan toko juga dijadikan duta budaya yang memperkenalkan batik dari berbagai penjuru Indonesia dengan mengenakan 23 jenis batik secara serentak pada sebuah acara di Jerman.

Kepala Departemen Penjualan Semen Gresik, Bambang Djoko menjelaskan, kegiatan ini tak hanya sebagai bentuk apresiasi pelanggan, tapi juga upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap budaya Indonesia. “Batik merupakan identitas budaya Indonesia yang perlu kita lestarikan. Oleh karena itu, kita mengajak pelanggan ke luar negeri tidak hanya untuk liburan, tapi juga mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap budaya Indonesia dengan memperkenalkan batik kepada dunia,” kata Bambang.

Batik yang dikenakan dalam rangka pemecahan rekor Muri ini berasal dari 23 tempat di Indonesia, seperti Banyumas, Pekalongan, Malang, Tegal, Solo, Yogyakarta, Cirebon, Banten, Jepara, Bali, Besurek, Minangkabau, dan Minahasa. Batik-batik tersebut dikenakan pada acara Gala Dinner yang bertempat di Kota Munich, Jerman. Selain pemecahan rekor Muri, pada acara tersebut, peserta mendapatkan seminar motivasi dari Edysen Shin dan dimanjakan oleh suara merdu dari Ruth Sahanaya.

Pemilihan Duta Budaya sebagai tema program apresiasi pelanggan kali ini bukan tanpa alasan. Bambang  mengatakan bahwa Program Wisata Duta Budaya merupakan wujud semangat nasionalisme Semen Gresik sebagai produk asli Indonesia di tengah gempuran merek semen asing. “Saat ini, semakin marak semen dari China, Vietnam, Thailand, yang masuk ke Indonesia. Sebagai produk asli Indonesia, kita ingin mengajak pelanggan untuk mencintai produk karya anak bangsa. Kalau bukan kita yang peduli terhadap budaya dan produk asli Indonesia lalu siapa lagi?” ujarnya.

Selain Jerman, Semen Gresik juga memberangkatkan pelanggan toko bangunan ke Swiss, Sydney dan Medan. Jumlah peserta yang bertolak ke Swiss sebanyak 80 orang.  Mereka diajak untuk memainkan harmoni melodi lewat permainan alat musik Angklung.

Di samping itu, 1.386 peserta juga diajak berwisata ke Sydney dan bersama-sama menari tarian dari daerah-daerah Indonesia di sana. Untuk wisata di dalam negeri, Semen Gresik memberangkatkan 1.942 peserta ke Medan untuk menikmati pesona wisata Indonesia di sana, di antaranya Danau Toba, Pulau Samosir, dan Air Terjun Sipiso-piso.

Event | 29 / 11 / 2016 | 410