Ternyata Ini Rahasia di Balik Larisnya Produk Apple, Sudah Tahu?

Oleh: Evelyn Davsy

Pernahkah Anda melihat sebuah produk yang benar-benar sukses di pasaran, lalu Anda bertanya-tanya, bagaimana mereka bisa melakukannya? Apple merupakan salah satu merk yang hampir selalu berhasil menjual produknya di pasaran. Apple pun dapat dikatakan mampu melampaui pesaing-pesaingnya. 

Namun sebenarnya, bagaimana mereka melakukannya?

Tidak sembarangan dalam beriklan. 

billboard.com

Saat membuat dan mengembangkan produk, mungkin akan sangat menggoda untuk melakukan promosi besar-besaran pada produk Anda di berbagai media sosial. Padahal, cara ini belum tentu efektif, lho. Bisa jadi, Anda malah hanya akan melakukan kegiatan 'membakar uang'. 

Apple sendiri bergantung pada 2 strategi, yakni penempatan produk (terutama dengan selebriti dan dalam pertunjukan populer) dan buzz yang dihasilkan oleh ulasan positif di media. Anda bisa memilih influencer yang sesuai dengan target pasar Anda untuk dapat memasarkan produk Anda karena mereka memiliki kemampuan yang lebih untuk mempengaruhi calon konsumen Anda.

Anda juga bisa melakukan uji coba gratis, dengan imbalan review positif. Tempatkanlah review positif ini pada website atau sosial media produk Anda agar calon konsumen merasa yakin akan produk Anda. 

Tidak mengikuti perang harga yang dapat menganggu proposisi unik produk. 

youtube.com

Seringkali orang berusaha untuk memberikan harga yang lebih murah daripada kompetitor untuk menarik hati pelanggan. Sebagai gantinya, ada hal-hal yang dikurangi dari kualitas produk. 

Apple rupanya menghindari hal ini. Dari pada menarik pelanggan dengan harga yang murah, Apple lebih memilih untuk menarik pelanggan dengan kualitas dan keunikan produk yang dimilikinya. 

Baca Juga: Ternyata Begini Karakter Orang Sukses Menurut Karyawan Mereka

Mengenali pelanggan dan berbicara dengan bahasa sehari-hari mereka.

fortune.com

Berpromosi dengan mengenalkan hal-hal asing pada calon konsumen bisa jadi tidak efektif. Calon konsumen tidak akan paham dan pesan iklan tidak tersampaikan. Mengetahui hal ini, Apple pun berusaha memahami pelanggan dan berbicara dengan pelanggan menggunakan bahasa yang memang tak asing. 

Misalnya, pada website Apple, Apple tidak akan mempromosikan betapa hebatnya teknis produk yang dimilikinya dengan kata-kata yang tak lazim seperti gigahertz ataupun megabyte. Mereka meletakkan hal ini di bagian bawah-lipatan website. Sebaliknya, mereka lebih menekankan pada hal-hal yang dipahami banyak orang, misalnya "Retina Display" atau "LED Backlighting". 

Buat pengalaman pelanggan yang baik. 

iphonehacks.com

Tahukah bahwa banyak pelanggan Apple membuat video unboxing untuk berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan Apple? Hal ini terjadi karena Apple berusaha memberikan pengalaman yang baik pada pelanggannya, yaitu dengan memberikan kualitas dan produk yang terbaik dan unik.

Dengan hal ini, tanpa diminta konsumen pun akan memberikan review yang positif mengenai produk Apple. Review positif inilah yang nantinya dapat membuat calon konsumen tertarik untuk membeli produk Anda. 

Munculkan sisi emosional pada produk.

apple.com

Ingat iklan iPad yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2011? Tanpa memberikan kesan mewah ataupun mahal, iklan iPad justru digambarkan dengan cara yang sederhana: orang-orang yang duduk dengan nyaman sambil menggunakan iPad. 

Iklan ini pun membangkitkan hubungan emosional dengan konsumen, dimana konsumen merasakan kedekatan antara kehidupan mereka sehari-hari dengan iklan tersebut. Hubungan emosional pun menjadi salah satu kunci sukses dari sebuah iklan. 

Dengan strategi ini, Apple pun berhasil membuat pemasaran yang sukses. Kira-kira, strategi seperti apa yang akan Anda pilih untuk produk Anda?  

Baca Juga: Sempat Bangkrut, Ini Kisah Sukses Bob Sadino yang Nyentrik

Marketing | 05 / 12 / 2017 | 277