Tirulah Presentasi ala Jokowi, Bikin Investor Jatuh Hati

Menyampaikan pesan dengan tepat adalah kunci!

 

Oleh: Redaksi

1. Menyampaikan pesan dengan tepat

Dahulu, Bung Karno dikenal memiliki kemampuan orasi yang mampu menyentuh emosi audiens. Berduyun-duyun rakyat datang dari berbagai penjuru untuk bisa mendengarkan pidatonya secara langsung. Mungkin belum ada Presiden lainnya di negeri ini yang memiliki kemampuan orasi semacam itu. Namun, ada jurus tertentu yang bisa membuat audiens kita tersentuh emosinya tanpa harus mengandalkan kemampuan retorika tingkat tinggi seperti yang dimiliki oleh Bung Karno. Itulah yang digunakan oleh Presiden Jokowi.

rssing.com

Lalu, bagaimana cara beliau menyampaikan presentasi yang bisa menyentuh emosi? Sebagaimana video yang bisa Anda saksikan di Youtube, presentasi yang dibawakan oleh Presiden Jokowi cenderung tenang dan tidak meledak-ledak. Namun ada momen di mana audiens bisa memberikan tepuk tangan secara serempak. Apa rahasia presentasinya? Setidaknya ada dua komponen penting yang beliau gunakan di dalam presentasi: gambar dan cerita.

Baca Juga: Sukses Berpenghasilan Sejuta Dollar, Begini Kisah Jatuh Bangun Merry Riana

2. Kekuatan gambar dan cerita dalam presentasi

Salah satu momen penting dalam presentasi Presiden Jokowi di forum APEC CEO Summit tersebut ditandai dengan respon antusias audiens melalui tepuk tangan. Kapankah itu? Itu adalah saat Presiden Jokowi menjelaskan bagaimana dia menyelesaikan permasalahan jalan tol di Jakarta. Dia memaparkannya dengan cara menunjukkan gambar dirinya ketika sedang berkumpul dengan para warga. Saat materi presentasi berisi gambar/foto tersebut muncul, Presiden Jokowi lalu bercerita pengalamannya saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam menyelesaikan proyek Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang berhenti 8 tahun lalu.

ted.com

Proyek tersebut terhenti karena ada 143 keluarga yang tidak terima dengan biaya ganti rugi yang ditawarkan kepada mereka. Maka, diundanglah perwakilan keluarga tersebut untuk makan bersama sebanyak 4 kali. Lewat pertemuan-pertemuan tersebut akhirnya disepakatilah solusi yang menjadikan proyek akhirnya bisa berjalan lagi. Tepuk tangan pun membahana di forum APEC saat gambar ditampilkan dan cerita dituturkan.

3. Membuat presentasi yang memukau

Inilah kekuatan keduanya dalam sebuah presentasi. Gambar yang penuh warna memang bisa efektif menyentuh emosi manusia. Tony Buzan—Sang Penemu metode Mind Map yang terkenal di dunia—percaya bahwa otak manusia akan lebih aktif saat dihadapkan dengan gambar yang penuh warna. Tak heran masyarakat Barat memiliki sebuah peribahasa “a picture worth a thousand words”; sebuah gambar sama nilainya dengan seribu kata-kata.

blog.ted.com

Demikian pula dengan cerita. Robert McKee, seorang profesor yang juga penulis naskah film ternama, mengatakan bahwa untuk memengaruhi orang lain setidaknya ada dua cara. Pertama, dengan menyodorkan data-data hasil analisis (grafik, angka statistik, dan sebagainya). Kedua, dengan cerita. Data-data hanya akan menyentuh sisi rasional orang lain, sedangkan sebuah cerita akan melibatkan mereka lebih dalam secara emosional.

Jadi, silahkan gunakan kedua elemen tadi di dalam presentasi Anda untuk bisa menyentuh emosi pemirsa. Selamat mencoba.

Baca Juga: Tak Hanya Bisnis Lancar, 4 Hal Ini Juga Bikin Anda Disukai Banyak Teman!

Sales Leadership | 23 / 11 / 2017 | 85