Unik! Jualan Anda Makin Laris dengan 4 Trik Ini!

Apakah produk Anda sudah memiliki keunikan yang membuat laris?

 

Oleh: Redaksi

Pernahkah Anda menjumpai produk yang tak hanya laris, tapi juga unik? Asal tahu saja, diferensiasi atau keunikan tak sekadar dibangun melulu dari sisi produk saja. Diferensiasi ini juga harus melibatkan aspek strategis pemasaran lainnya, seperti segmentasi, targetting, dan positioning (STP).

Berikut adalah langkah-langkah membangun diferensiasi yang kuat:

1. Lakukan segmentasi, targetting, dan positioning

pexels.com

Kalau segmentasi dan targeting sudah ditentukan, hal ini memengaruhi bagaimana sebuah merek maupun produk memiliki positioning dan diferensiasi. Paling tidak kalau segmen dan target sudah jelas, perusahaan dengan gampang menentukan penempatan (positioning) dan pembedanya dengan kompetitor.

2. Analisis keunikan yang utama dari produk Anda

pixabay.com

Dengan melihat positioning, kita bisa memetakan apa saja yang bisa menjadi sumber-sumber diferensiasi tersebut. Sumber diferensiasi ini bisa berupa konten, konteks, maupun infrastruktur. Seperti dalam tulisan sebelumnya, di katakan diferensiasi merupakan proses mengintegrasikan konten (what to offer), konteks (how to offer), dan infrastruktur (enabler) sebagai faktor pembeda dari apa yang ditawarkan kepada pelanggan. Konten mengacu pembeda dari apa yang ditawarkan kepada konsumen.

Baca Juga: Catat! Ini Dia Kebiasaan Orang Kaya yang Perlu Anda Tahu

3. Menguji keunikan produk untuk menjamin kelangsungan di masa depan

unsplash.com

Kriteria untuk menguji keunikan adalah apakah hal itu mampu bertahan atau tidak. Artinya, apakah diferensiasi saat ini juga bakal berkelanjutan di masa depan atau tidak. Bagaimana agar diferensiasi ini memiliki kelanjutan di masa depan? Paling tidak ada dua faktor utamanya, yakni sulit ditiru dan memiliki keunikan.

4. Mempromosikan keunikan produk kepada calon konsumen

pixabay.com

Produk yang baik tidak akan diterima di pasar bila tidak dikomunikasikan kepada publik. Dikomunikasikan juga belum tentu bisa diterima. Sebab itu, cara komunikasi yang baik dan tepat akan menentukan. Ada tiga kriteria untuk mengomunikasikan diferensiasi tersebut agar efektif di terima pelanggan, yakni sederhana, bermakna, dan fokus.

Tak jarang, membangun sesuatu itu lebih gampang dibanding mempertahankannya. Demikian juga dengan diferensiasi. Tuntutan kelanjutan di masa depan, membuat merek harus bisa mempertahankan diferensiasi tersebut. Apalagi lanskap pasar cepat berubah dan kompetitor pun tidak mau kalah bersaing.

Baca Juga: Mudah! Tekan Pengeluaran Bulanan Anda dengan 5 Cara Ini

Marketing | 08 / 11 / 2017 | 132